Padang Bulan

Diambil dari penggalan lirik lagu daerah Jawa yang berjudul Padang Bulan, saya tulis ulang menggunakan aksara Jawa “langite pancen sumebyar rina, yo padha dolanan sinambi guyonan” merepresentasikan atas pikiran saya sebagai rasa syukur atas nikmat keindahan atas ciptaan-Nya, bagaimana setiap makhluk dapat merasakan setiap peristiwa dan moment yang dilalui di setiap detik dalam waktu. Mengingat masa tertawa begitu gembira, riuh pekikan canda diantara daun dan purnama. Tidak selalu mengejar materi, hasrat dan sikap egoisme duniawi.

Part of lyric from a Javanese folk-local song called Padang Bulan, rewritten using the Javanese script "langite pancen sumebyar rina, yo padha dolanan sinambi guyonan” represented as gratitude for the blessings of His creation, feel cheerful in every moment and every second in time. Remembering the times of laughing so happily, boisterous shouts of jokes between the leaves and the full moon. Dodge pursue material, worldly desires and egoism.

More by Wendhi Tri Setyoko

View profile